• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
  2. Katalog
  3. Dari hulu ke hilir: integrasi ekonomi di Sungai Kapuas pada ...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Dari hulu ke hilir: integrasi ekonomi di Sungai Kapuas pada 1900-1942

Rahmayani, Any; Darmadi, Yusri; Firmansyah, Andang

Integrasi ekonomi di Sungai Kapuas pada awal abad ke-20 telah terbangun jauh sebelumnya yaitu sudah terjadi sejak masa kerajaan. Aktivitas tersebut dikontrol oleh kekuasaan-kekuasaan yang ada di sekitarnya. Pada awal abad ke- 20, kebijakan ekonomi pemerintahan Hindia Belanda tidak lagi bergantung pada pajak, namun perdagangan cash crop yang sedang menjadi komoditas yang diminati pasar dunia. Oleh karenanya, pemerintah kolonial mulai menerapkan kebijakan budi daya tanaman niaga, termasuk di luar Jawa, sehingga transformasi ekonomi yang terjadi akibat kebijakan kolonial dan perubahan permintaan pasar dunia. Sebelumnya, pemerintah kolonial memang melakukan hubungan dengan kekuasaan setempat melalui kontrak-kontrak dengan penguasa lokal. Kekuasaan kolonial di atas kertas telah berlangsung sebelum abad ke-20, namun periode ini menunjukkan usaha keras pemerintah kolonial Hindia Belanda untuk memperluas koloninya di wilayah Borneo. Wujud integrasi ekonomi melalui Sungai Kapuas yang diusahakan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebenarnya hanya berlaku secara singkat, yaitu pada tahun 1910-1920-an saja dengan melakukan intervensi di bidang transportasi sungai dan perdagangan tanaman niaga. Selebihnya, aktivitas ekonomi dijalankan bersama oleh perusahaan perorangan (Bugis, Melayu, dan lainnya), jaringan perniagaan Tiongkok, serta perusahaan swasta Eropa.
Detail Information
Publisher
Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat
Tahun
2018
Bahasa
en
Last Updated
2024-03-18T09:51:27Z
Subjects / Keywords
Sejarah Indonesia
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 9.225
Online: 9.211 Onsite: 14
Bulan ini 166.962
Online: 166.931 Onsite: 31
Total 581.514
Online: 562.318 Onsite: 19.196

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar